SepercikHikmah
– Sahabat Sepercikhikmah, Jika ingin melihat bagaimana keseriusan seorang pria
dalam mencintai seorang wanita, lihatlah ketika dia menikahi wanita yang
dicintainya. Selama masih belum menikahi wanita mungkin apa yang dirasakannya
adalah sebatas rasa yang biasa-biasa saja.
Karena
cinta pria yang sesungguhnya dan sepenuhnya akan diberikan pada wanita yang
sudah sah menjadi istrinya. Kelak jika engkau menikah dengan pria yang engkau
pacari engkau baru dapat melihat dan merasakannya.
Akan Lain Cara Lelaki Dalam
Mencintai Dirimu Saat Engkau Masih Menjadi Pacarnya Dan Ketika Engkau Menjadi
Istrinya
Pasti akan
beda caranya pria dalam mencintai wanita saat masih menjadi pacarnya dan ketika
sudah dinikahinya. Yang awalnya tidak terlalu peduli akan berubah menjadi
sangat peduli. Yang awalnya biasa-biasa saja dalam menunjukkan kasih sayangnya
akan menjadi sangat berbeda ketika engkau menjadi istrinya. Bagi yang belum menikah
masih belum bisa merasakan ya.
Pria Belum Tentu Sepenuhnya
Mencintai Wanita Yang Masih Belum Menjadi Istrinya. Tapi Sudah Pasti Sepenuhnya
Mencintai Istrinya
Pria belum
tentu mencintai wanita yang dipacarinya sepenuh hati, mungkin hanya sekedar
mencintai. Namun sudah pasti pria akan mencintai wanita yang menjadi istrinya
dengan sepenuh hati, karena mereka sadar bahwa itu adalah kewajibannya dan hak
dari wanita yang dicintainya.
Seseorang Yang Pernah Jadi Mantanya
Boleh Saja Bangga. Tapi Yang Menjadi Istrinya Pasti Jauh Lebih Bangga
Yang pernah
menjadi mantan-mantannya boleh saja berbangga diri pernah dipacari atau
menjalin hubungan dengan pria. Namun jauh lebih membanggakan lagi ketika engkaulah
yang dinikahinya. Sebab bentuk cinta yang sesungguhnya adalah menikahi atau
dinikahi.
Pria Baru Akan Sepenuhnya Memikirkan
Tanggung Jawabnya Ketika Menikahi Wanitanya. Bukan Hanya Tanggug Jawab Pada
Perasaanmu Namun Juga Hidupmu
Ketika
sudah menikah pria baru akan benar-benar sepenuhnya mau memikirkan tanggung
jawab pada wanitanya. Saat masih pacaran mungkin hanya bertanggungjawab
biasa-biasa saja dan ala kadarnya, namun ketika sudah menikah dia akan
benar-benar akan bertanggung jawab, bukan hanya bertanggung jawab pada
perasaanya saja namun juga hidup mati wanita yang dinikahinya.
Pengorbanan Yang Sesungguhnya Bagi
Seorang Pria Baru Dimulai Ketika Dia Menikahi Wanitanya
Pengorbanan
seorang pria yang sesungguhnya terhadap seorang wanita baru dimulai ketika dia
menikahi wanitanya. Dimana dia dituntut untuk tetap mempertahankan wanitanya,
dia dituntut untuk tetap setia saat rasa bosan, pertengkaran atau segala hal
yang membuat mereka akan cekcok.
Setelah
menikah bukan hanya tanggung jawab memberikan nafkah lahir batin namun tanggung
jawab mempertahankan hubungan. Tanggung jawab melindungi, tanggung jawab
membatnya lebih baik dan masih banyak tanggung jawab lainnya yang harus
dilakukannya yang kadang membuatnya harus berkorban perasaan.
Semoga
terinspirasi dan bermanfaat

