Anda seorang laki-laki muslim yang ingin
menjadi suami terbaik? Atau… Anda seorang muslimah yang ingin suami
Anda menjadi suami terbaik?
Bacalah hadits ini dengan seksama, lalu renungkanlah…
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِى
“Sebaik-baik orang di antara kalian
adalah yang paling baik terhadap istrinya dan aku adalah orang yang
paling baik di antara kalian terhadap istriku” (HR. Ibnu Majah)
Dalam hadits tersebut, Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam mensabdakan bahwa laki-laki terbaik adalah
yang paling baik terhadap istrinya.
Jadi jika Anda ingin menjadi suami
terbaik, Anda harus menjadi orang terbaik bagi istri Anda. Anda harus
melakukan hal-hal terbaik untuknya. Terbaik ini bukan sekedar dalam
pandangan istri tetapi juga dalam pandangan agama. Namun bagi istri yang
shalihah, hal-hal terbaik yang dilakukan suami atas dasar agama pasti
menjadi hal-hal terbaik dalam pandangannya.
Menjadi imam bagi istri
Menjadi imam ini bukan berarti suami
harus selalu menjadi imam shalat bagi istri karena shalat terbaik bagi
laki-laki adalah berjamaah di masjid. Kalau shalat sunnah, bolehlah
suami menjadi imam di rumah.
Lebih dari itu, suami menjadi imam
maksudnya memimpin istri untuk mentauhidkan Allah, beribadah kepadaNya,
dan menjalankan syariatNya. Ia juga membimbing istrinya dan mendidiknya
untuk lebih dekat kepada Allah dan lebih mendalami agamaNya.
Memberikan nafkah yang halal dan thayibah
Di antara kewajiban suami kepada
istrinya adalah memberikan nafkah kepadanya. Nafkah bukan sekedar
jumlah, tetapi yang paling utama adalah kehalalannya. Nafkah yang halal
ketika dimakan istri akan memudahkannya untuk beribadah dan menjadi
shalihah. Sebaliknya, makanan haram tidak akan pernah membawa berkah. Di
akhirat, daging yang tumbuh dari makanan haram maka neraka lebih berhak
untuknya. Sedangkan di dunia, makanan haram melemahkan semangat ibadah
dan menguatkan nafsu serta syahwat bermaksiat.
Mencintai dan menyayangi istri
Hal terbaik yang dilakukan suami untuk
istrinya adalah mencintai dan menyayanginya. Cinta dan kasih sayang ini
tak kalah penting dibandingkan dengan nafkah materi. Bahkan ada
ungkapan, “aku siap miskin asalkan tetap dicinta.”
Betapa banyak rumah tangga yang retak
dan berantakan bukan karena kurangnya harta. Harta berlimpah, namun
mereka kehilangan cinta dan kasih sayang.
Memperlakukan istri dengan lembut
Ini sebenarnya serangkai dengan cinta
dan kasih sayang. Seorang suami yang mencintai dan menyayangi istrinya,
insya Allah dia akan memperlakukan istrinya dengan penuh kelembutan. Dan
agaknya tidak ada satu pun wanita di dunia ini, kecuali ia suka
diperlakukan dengan lembut dan tidak menyukai suami yang kasar dan penuh
amarah.
Itu jika jadi suami… bagaimana jika jadi istri agar suaminya menjadi suami terbaik seperti itu?
Pertama, banyak-banyaklah berdoa. Minta kepada Allah agar memberikan suami terbaik atau menjadikan suami menjadi suami terbaik. Kedua, pantaskan diri. Jadikan diri shalihah agar mendapatkan suami shalih atau suami menjadi shalih. Ketiga, bantu suami untuk menjadi suami terbaik. Cintai dia, sayangi dia, taati dia. Wallahu a’lam bish shawab.
Pertama, banyak-banyaklah berdoa. Minta kepada Allah agar memberikan suami terbaik atau menjadikan suami menjadi suami terbaik. Kedua, pantaskan diri. Jadikan diri shalihah agar mendapatkan suami shalih atau suami menjadi shalih. Ketiga, bantu suami untuk menjadi suami terbaik. Cintai dia, sayangi dia, taati dia. Wallahu a’lam bish shawab.
